Gembala Sidang & Istri - GPT Batam Kota Undangan Ibadah Sore - Batam Kota Team Musik & Gembala Sidang Baptisan 23 Maret 2014 - Batam Kota
Monday the 22nd - info@gptkg.org. Joomla 3.2 Templates

Kumpulan Kotbah Ibadah Pendalaman Alkitab:

  • Warta Kaum Muda "PISTEO" Edisi 45" Open or Close

    Warta Kaum muda “PISTEO” GPT BATAM KOTA edisi 45

     

    PEMUDA-PEMUDI ISTIMEWA

    lanjutan…

     

    Mengulas kembali Firman Tuhan yang kita dengarkan sebelumnya, yakni kehidupan Yefta. Tuhan memanggil pemuda-pemudi Kristen untuk memberi suatu kepastian yaitu kepastian berhasil, kepastian menang bahkan lebih dari pemenang. Semua keberhasilan harus menghadapi pengujian dan tantangan.

    Meneropong dari kehidupan Yefta: realistis, yaitu mengakui keberadaanya, begitulah kita belajar mengakui keadaan kita. Yang membuat Yefta hebat adalah ia membawa perkaranya kepada Tuhan.

     

    ·         Hakim 11:1-3

    Yefta lahir dari perempuan sundal, ia tidak memiliki hak warisan, tetapi dia tidak meanngisi keadaannya. Yang dia tahu adalah keadaannya ajaib dan semua atas seizin Tuhan.

    Selain Yefta ada juga kehidupan pemuda yang mengandalkan Tuhan dalam perkara yang ia hadapi, yaitu Daniel. Pada waktu itu terjadi masalah besar di Babel dan Daniel tampil menjadi “solusi” untuk masalah tersebut.

     

    MENEROPONG KEHIDUPAN DANIEL.

    ·         Daniel 2:18,19; 1:19-20

    Di dalam ayat di atas, Daniel tampil menyelesaikan masalah rumit dan didapati Daniel 10x lebih pintar dari orang-orang pintar di Babel. Pada saat itu terjadi masalah ekonomi di Babel, Daniel tidak bisa menghindar karena ia juga termasuk orang cendekiawan pada waktu itu. Ia juga tidak tahu harus berbuat apa, tetapi ia berdoa dan beribadah.

    Aplikasinya:

    Hari-hari ini orang-orang bijaksana sedang lenyap, tetapi kita lebih dari orang-orang bijaksana, kita diajar untuk hidup dalam penyucian, kesungguh-sunggguhan kepada Allah. Ketika kita sudah melakukan yang terbaik, berusaha sekuat tenaga dan kita sudah memaksimalkan apa yang ada pada kita dan ketika kita minta Roh Kudus menuntun; maka Tuhan akan menolong.

    Allah menyingkapkan rahasia kesulitan saat itu. Ia turun tangan menolong Daniel. Bukan karena Daniel pintar, tetapi karena Daniel berdoa kepada Tuhan dan dia rendah hati.

    Dijelaskan dalam kitab Hakim-hakim 11, demikian juga Yefta ditolong oleh Tuhan.

     

    ·         Hakim 11:3

    Yefta mengalah kepada saudara-saudaranya.

    Aplikasinya:

    Ketika kita menyadari bahwa kita tidak memiliki kemampuan apa-apa, menyerahlah kepada Tuhan, jangan lari kepada perkara yang tidak baik, Sebab ketika kita menyerah kepada Tuhan, maka Tuhan akan menuntun. Terhadap manusia kita mengalah tetapi terhadap iblis kita harus melawan.

    ·         Hakim 11:4

    Janji orang Gilead jika Yefta mau kembali, maka Yefta akan menajdi pemimpin mereka. Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya kepada Tuhan.

    Yefta dan Daniel tidak mengandalkan kekuatannya tapi mereka beribadah keapda Allah.

    Aplikasinya:

    Pemuda-pemudi yang beribadah kepada Allah tidak pernah kalah.

    Pertobatan membawa kita kepada kemenangan.

    Lanjutan dari realistis, tidak memaksakan kehendak,

    menyerah kepada Tuhan adalah: “CERDAS

     

    ·         Hakim 11:21-24,29-31

    Yefta bertindak dengan iman. Dia menganalisa apa yang menjadi permasalahan bangsa Amori, sejarah membuktikan bahwa tanah orang Amori itu diberikan Allah untuk bangsa Israel. Allah berpihak kepada Yefta dan bangsa Amori dipukul kalah oleh bangsa Israel.

    Yefta dipenuhkan oleh Roh Kudus dan yang berperang bukanlah bangsa Israel, tetapi Allah yang berperang bagi mereka. Dalam perkara ini Yefta bernazar kepada Tuhan bahwa: TANPA TUHAN IA TIDAK BISA BERBUAT APA-APA.

    Aplikasinya:

    Setelah kita sudah realistis, berdoa, menyerah kepada Tuhan maka jangan bertindak salah, jika Tuhan sudah memberikan sesuatu bagi kita, maka itu akan menjadi milik kita. Belajar menjadikan Tuhan hakim dalam perkara yang kita alami. Nazar bukan memaksa Tuhan tapi nazar mengakui tanpa Tuhan kita tidak bisa apa-apa.

     

    ·         Hakim 11:31-33

    Yefta berkomitmen memberikan yang terbaik kepada Tuhan. Roh Allah berjalan bersama dia. Dan kemenangannya melebihi apa yang dipikirkan bangsa Israel. Bangsa Amori dipermalukan.

    Aplikasinya:

    Boleh saja orang lain melecehkan kita, tetapi waktu akan membuktikan mereka dipermalukan di depan kita. Allah turut bekerja bagi kita.

     

    Beriman dan bertindaklah!

     

    ·         Yak 4:13-16,17

    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan.

    Aplikasinya:

    Kita punya cita-cita dan harapan, belajar melibatkan Tuhan dalam cita-cita dan harapan kita. Ajak Tuhan turut bekerja dalam perencanaan itu.

    Pemuda/i harus memiliki visi dan misi. Sebab kita tidak tahu apa yang terjadi esok. Jangan menganggap diri kuat dan mampu. Manusia hanya seperti uap sebentar saja hilang lalu lenyap. Apa yang ada hanya sementara, tapi bersama Tuhan kita melakukan perkara besar sebab orang yang tidak mau beribadah adalah orang sombong.

     

    Mari kita berkata: ”Jika Tuhan menghendaki, saya akan berbuat ini dan itu” mohon penyertaan Tuhan dalam perencanaan kita. Seperti Yefta dan Daniel, demikianlah juga kita. Berbuat baik artinya, melibatkan Tuhan dalam perencanaan.

     

    ·         Hak 11:34-40

    Yefta diuji dalam nazarnya kepada Tuhan. Yang pertama keluar dari rumahnya adalah anak perempuan satu-satunya. Yefta mengoyakkan bajunya tanda dia susah hati dan hancur hati, sebab dia harus mengorbankan anaknya itu sesuai nazarnya  kepada Tuhan.

    Aplikasinya:

    Ketika Tuhan telah memberikan berkat itu dan berhasil dalam perencanaan itu, Allah pun menguji kita dalam nazar kita kepada Tuhan. Allah tidak membiarkan kita sombong. Allah meminta integritas dalam keberhasilan kita.

     

    Jangan mempermainkan masa muda yang Tuhan berikan pada kita. Mari pegang Firman Tuhan, jaga pergaulan kita dan kesucian ktia sebagai pemuda/i di hadapan Tuhan, sehingga penyertaan Allah sempurna bagi kita. Yang Tuhan minta adalah pertobatan kita. Pegang teguh Firman Tuhan dan nama Tuhan ditinggikan. Amin.

  • BANGSA YANG KUDUS, Selasa, 21 Januari 2014 Open or Close

    BANGSA YANG KUDUS

    (KRISTEN SEJATI)

    Selasa, 21 Januari 2014

    Yoh 7:37-44

    Ay 38 : Barang siapa percaya kepadaKu “Seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci”

    Standard Kristen sejati adalah;  Percaya menurut ukuran Alkitab.

    Hal ini menuntut suatu keharusan bagi setiap pribadi yang berani berkata bahwa ia Kristen, mutlak harus;

    ·         Mempelajari Alkitab

    ·         Memahami Alkitab

    ·         Melakukan Alkitab

    ·         Setia, Taat dan dengar-dengaran Alkitab

    ·         Mengasihi Alkitab

    (Kristen sejati adalah Kristen yang sesuai alkitab)

    Tidak sesuai Alkitab itu hanya agama belaka

    Itu sebabnya Allah memerintahkan kepada Israel pada Ul 6:1-9, agar bertanggung jawab terhadap anak-anak mereka tentang pengetahuan akan Allah dan Firman-Nya. Sebab hal itu (pengetahuan tentang Allah & Firman Allah) yang menjadi tolok ukur apakah anak-anak Israel atau generasi selanjutnya dari mereka benar-benar Israel sejati.

    Perlu dipahami oleh Israel secara tegas bahwa kesatuan Israel dengan Allah terletak pada ketaatan kedua belah pihak (manusia dengan Allah) terhadap perjanjian yang sudah disepakati antara kedua belah pihak (Covenant) yang mana perjanjian tersebut dibubuhi meterai darah (artinya tidak dapat diingkari, dan bila diingkari maka akan mendapat konsekwensi hukum; yakni Hutang Darah, bnd Kel 24:1-11 → Perjanjian.

    Ibr 9:11-22 → Darah yang menjadi konsekwensi hukum.

    Seluruh kitab Imamat berbicara mengenai Kurban dan Darah, untuk menegaskan bahwa manusia sudah melanggar Hukum Allah sehingga untuk dapat bersekutu kembali pada Allah, maka manusia harus siap menerima percikan-percikan darah hewan sebagai lambang pengampunan dosa untuk dapat diterima oleh Allah kembali dan Allah berkenan atas Israel.

    Hal inilah (konsep berpikir Allah) yang ditegaskan oleh Rasul Paulus pada Kitab Efesus 2:1-22, yakni; bagaimana keberadaan Kristen sejati; yakni harus dibangun di atas Para Rasul dan Para Nabi (Alkitab)

    Kemuliaan dan kebesaran Gereja tidak terletak pada materi duniawi, tetapi terletak di atas kebenaran Alkitab.

    Baca; Ul 4:1-21; Yoh 1:1-5, 12-13; 1 Ptr 2:6-10.

    Penolakan untuk kebenaran Alkitab, juga penolakan untuk tidak mentaati kebenaran Alkitab adalah membuat keKristenan jadi NIHIL (kosong tidak berarti)  alias bukan Kristen yang sesuai dengan kehendak Allah.

    Gereja saat ini.

    Yoh 7:37

    7:37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

    Haus = Haus Apa?, Baca Yoh 7:1-2

    Konteks pelajaran pada Yoh 7 adalah Hari Raya Pondok Daun untuk memahami Hari raya ini, dan harus dipahami agar dapat mengerti tentang kata Haus yang diucapkan oleh Yesus.

    Im 16:1-31 : Israel menjadi bangsa yang kudus

    Im 25:33-36 : hari Raya pondok daun (Pertemuan Kudus) pada PB dinyatakan dengan istilah Pesta Mempelai, Bnd Why 19:6-10; Why 22:16-17

    Jadi arti kata Haus pada ucapan Yesus adalah kerinduan yang sangat dalam menjadi Kristen yang sangat suci (Rohani yang paling tinggi) yaitu menjadi Mempelai wanita Kristus.

    Artinya; kehidupan yang sangat berkenan dan menyenangkan hati serta dapat memberi kepuasan pada Kristus dalam persekutuan dengan Allah. Bnd Yes 62:4,5; Zefanya 3:15-20; Eps 5:27-30

    “Datang kepadaKu dan Minum”

    …Datang → Inisyatif sendiri karena kebutuhan

    …kepada-Ku → Yoh 7:38….

    Kitab suci yang dimaksud Yesus dengan pribadiNya adalah Firman Allah (Alkitab)

    ..Minum → Menerima, memasukkan dalam tubuh

                             Mempelajari, menikmati Firman Allah.

    Mengalir aliran air hidup → Dapat memberi kehidupan kepada yang lain. ada kuasa yang dimiliki dll. (pribadi yang dibutuhkan)

    Dari dalam hatinya → hati menjadi sumber segala yang baik (Mat 15:11,17-20; yoh 1:14)

    Yoh 7:39 : yang dimaksud Air ialah Roh Kudus

    Roh kudus akan melimpah dari kehidupan Kristen yang sesuai ALkitab dan hidup serta melakukan Firman Allah yang ada di Alkitab.

    Kesimpulan:

    Haus datang dan Minum maka akan menajdi aliran Air hidup (hidup dikuasari ROh). Biarkan Roh Kudus memakai kita, jangan kita memakai Roh Kudus (Kis 8:17-24)

    Kis 19:13-16

    Biarkan kita menjadi Istri = Menjadi kehidupan umat Tuhan (Tubuh Kristus) yang dipakai oleh Roh Kudus untuk rencana dan kehendak Allah (Bersaksi, berkorban, Melayani dan jadi terang) di tengah dunia ini.

    Reaksi tentang Firman Allah & Roh Kudus sebagai wujud Yesus.

    Yoh 7:40-44

    Reaksi-reaksi

    1.       Ay 40-41 : Pengakuan akan Yesus,

    -          bahwa Ia Firman dan nabi yang akan datang (yang dinanti)

    -          Yesus benar-benar Mesias

    -          Yang lain berkat; bukan Mesias, sebab Mesias tidak datang dari Galilea.

    2.       Ay 42       : Karena kitab suci mengatakan: bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan Kampung Betlehem, Tempat Daud dahulu, Bnd Mat 2:1-6, 11-12

    “Tahu dengan samar-samar” Kekristenan yang Ambigu atau linglung.

    3.       Ay 43-44   : Terjadinya kekacauan Gereja Kristen secara organisasi adalah akibat “Tidak jelas memahami Firman Allah.”

    4.       Ay 45-52   : Kekacauan Gereja karena tidak jelas memahami Firman Allah.

  • Mengapa Harus Kitab Suci, Selasa, 28 Januari 2014 Open or Close

    Ibadah Pendalaman Alkitab

    Selasa, 28 Januari 2014

    Thema:

    Mengapa Harus Kitab Suci (Alkitab)
    Yoh 7:38

     

    Allah telah menetapkan hanya satu syarat agar persekutuan dan kesatuan Allah dan Israel tetap exist melalui Alkitab.

    Seluruh isi Alkitab meliputi :

    -  Hukum,

    -   Peraturan, dan

    - ketetapan,

     

    Perspektif Peti Perjanjian (Kel 25:21-22)

          Peti Perjanjian              : Berbicara kesatuan dan persekutuan Allah dengan Gereja-Nya

          Tutup Peti                    : Berbicara Pribadi Allah  Tritunggal

          Peti                             : Berbicara Gereja

          Isi Peti Perjanjian          : Loh Hukum/Hukum Torat atau Hukum dan Perintah                                                            

                                     (Bnd Ibr 9:1-5)                                                                                                                                  

     

    Perspektif  TABERNAKEL

      Kel 25:8-9     : Tabernakel adalah tempat spesial bagi Allah di bumi dan di tengah-tengah Israel untuk bertahta memerintah Israel

     Hal ini juga menunjuk kebersamaan Allah dalam persekutuan-Nya dengan umat Israel.

      

    Dalam Perjanjian Baru, Yesus menyatakan fakta real persekutuan ini : Yoh 2:13-22

    Ay 21   : Tetapi yg dimaksudkannya dengan Bait Allah ialah Tubuh-Nya sendiri.

                  Bait Allah = TEMPLE = bhs.Ibr (NAOS) = Holy of Holies = Ruangan Maha Suci

       Penggenapan/hal yang dimaksud oleh kesatuan dan persekutuan Allah dan Israel ini dijelaskan dalam Kitab Ibranidi            Perjanjian Baru (Ibr 9:6-10,11-14, 24-27)

    Arti dan Tujuan Alkitab ada di tengah umat Tuhan.

      Alkitab  : Firman Allah memiliki inti pengajaran yang meliputi: Hukum, Ketetapan dan Peratuan yang dibuat oleh Allah untuk      menjadi standard yang tidak boleh dilangkahi walau satu iota oleh Allah dan Gereja-Nya (manusia) agar Persekutuan dan kesatuan Allah dan Gereja-Nya tetap exist dan kekal, Bnd Mat 5:17-20; Luk 16:16-17

    §  Ul 4:1-2       : Musa menyatakan bahwa agar Israel berpegang kepada Alkitab; Ketetapan,  Peraturan. Dan ini ditekankan menjadi perintah.

    §  Ul 4:5-7       : Musa menyatakan ketetapan, peratuan dan Perintah tersebut menjadi Hukum permanent dan kekal sifatnya bagi Israel (Bd Ul 4:8)

    §  Ul 6:1-5       : Alkitab harus dilakukan, sebab itu adalah fakta mengasihi Tuhan.

     

    Dengan Tujuan;

    I.      Supaya Umat Tuhan Kudus (Tampil Beda) dengan manusia lain dan semua ciptaan (Ul 6:23-25), untuk mencapai pengudusan ini maka Allah membuat Peraturan di dalam Alkitab menjadi acuan kehidupan atau hidup sesuai Hukum Allah, yang dipaparkan melalui kitab Imamat secara jelas dan ketat, yang akhirnya digenapi dalam Kristus Yesus.

    Kitab Imamat dibagi 2 bagian besar

    1. Ps 1  -Ps 17     : Dasar Persekutuan adalah Kurban
    2. Ps 18-Ps 27     : Cara hidup persekutuan adalah pemisahan diri.

     

    üHal ini dijelaskan oleh Yesus dengan sangat jelas (Yoh 15:3; Yoh 17:17)

    üDiserukan oleh Paulus (2 Kort 6:16 s/d 7:1; Ef 5:26-27)

    üDiserukan oleh Petrus (1 Ptr 1:13-25)

    II.      Supaya manusia (Gereja) jangan sampai ada yang binasa karena tidak memiliki jalan atau pengetahuan ttg Firman Allah.

                   Hal ini diserukan oleh Perjanjian Lama:

    ü  Hos 4:6; Yeh 33:10-20; Yeh 18:32; Yeh 3:16-21; Ul 31:16-22, 24-27

                   Hal ini diserukan oleh Perjanjian Baru:

    ü  Yoh 1:1-5, 12-14; Yoh 5:24-25; Yoh 7:38,dll

     

    III.      Supaya jgn ada satu orangpun manusia (umat Tuhan) hidup dalam dosa, atau agar tidak ada ruang untuk hidup bagi orang yang mencintai dosa.

     

    ü  Rom 6:20-23   : Upah dosa ialah Maut

    ü  1 Yoh 3:4         : Dosa adalah pelanggaran akan Alkitab

    ü  Yak 4:17          : Tahu akan Alkitab, tetapi tidak melakukan itu Dosa

    ü  Mat 23:1-3      : Hanya mengajarkan itu dosa

    ü  2 Ptr 3:9,14-16